Menu

Jenis-jenis Material Frame Kaca Pada Bangunan Kantor

0 Comments

Pada bangunan modern, kaca merupakan salah satu unsur yang banyak digunakan dalam material bangunan. Lihat saja betapa banyaknya unsur kaca pada gedung-gedung pencakar langit. Baik pada gedung perkantoran, hotel, apartemen, pusat perbelanjaan dan sebagainya.

Semakin berkembangnya gaya arsitektur dan desain interior membuat kaca juga makin banyak digunakan. Bahkan, jenis material frame kaca pada bangunan pun kian beragam. Apalagi, saat ini penggunaan kaca tidak terbatas pada kaca jendela atau cermin saja. Utamanya kaca stainless yang dapat digunakan sebagai pintu kaca kantor, tangga, kolam renang dan lain sebagainya.

Model Pemasangan Kaca Pada Bangunan

Ada dua model pemasangan kaca pada bangunan. Yang pertama dan paling umum dilakukan, material kaca dipasang dengan frame. Kaca yang diaplikasikan dengan frame dapat membuat tampilannya lebih kuat, rapi dan juga menarik. Karena frame kaca dapat dicat sesuai dengan kehendak, sehingga secara estetika dapat diperindah.

Model pemasangan kaca yang kedua adalah pemasangan kaca frameless. Pada model pemasangan ini, kaca diaplikasikan tanpa frame, melainkan langsung ditanam pada dinding. Pemasangan jenis ini, agak merepotkan, demikian juga dalam hal perawatannya.

Jenis-jenis Material Frame Kaca Pada Bangunan Kantor

Beberapa kelebihan dalam pemasangan kaca pada bangunan adalah : membuat bangunan lebih hemat energi karena adanya pencahayaan dari luar, mudah dibersihkan, memberikan kesan ruangan lebih luas serta memberikan kesan modern pada sebuah bangunan.

Namun, kaca sudah banyak dimanfaatkan bukan saja secara fungsional, tapi juga estetika. Apalagi, dengan teknologi modern, ketahanan kaca pun semakin meningkat. Sehingga kaca dapat dimanfaatkan dengan lebih beragam, sebagai pintu kaca kantor, tangga, dinding dan partisi ruang kantor.

Material kaca tempered sendiri bukan barang murah. Untuk harga pintu kaca tempered dengan ketebalan 12 mm berkisar di Rp. 5.500.000 – Rp. 7. 500.000 per bingkai ukuran 2100 x 900 mm.

Demikian juga halnya dengan jenis-jenis material frame kaca pada bangunan. Ada beberapa alternatif jenis material frame yang dapat dipilih.

1. Frame kaca dari material kayu

 

Termasuk salah satu jenis material yang paling umum digunakan baik sebagai kusen bingkai jendela, atau pintu. Material ini mudah dibentuk dan akan memberikan kesan alami pada bangunan. Namun material kayu harus sering dirawat, karena termasuk yang mudah terserang hama dan lapuk. Material jenis ini termasuk sangat jarang digunakan pada bangunan gedung perkantoran modern. Kecuali pada bangunan yang ingin menampilkan kesan klasik atau tradisional.

2. Frame kaca dari material aluminium

 

Frame kaca aluminium merupakan material yang paling efisien dan memiliki ketahanan yang sangat kuat. Aluminium tahan pada panas dan dingin, juga tahan karat. Selain itu, aluminium dapat dicat sesuai selera, dan menyesuaikan dengan desain bangunan. Kelebihan lain dari aluminium adalah ringan dan sangat tahan air.

3. Frame kaca dari material uPVC

 

Material uPVC atau Unplasticized Poly Vinyl Chloride adalah jenis material yang mulai populer digunakan sebagai bingkai jendela dan pintu kaca kantor.  Frame dari uPVC akan dibuat berdasarkan kebutuhan dari konsumen. Ada beberapa kelebihan uPVC yakni tidak mudah berubah bentuk (memuai atau menyusut), kedap suara, dan mudah dibersihkan.

Baca juga: Daftar Harga Pintu Kaca Aluminum April 2019

4. Frame kaca dari material fiberglass

 

Material fiberglass memiliki keunggulan pada bobotnya yang cukup ringan, serta tampilannya yang segar dan bersih. Fiberglass juga termasuk material yang efisien. Fiberglass sangat cocok ditempatkan sebagai frame kaca interior ataupun eksterior.

5. Frame kaca dari material vinyl

 

Termasuk salah satu jenis material kusen yang paling populer. Selain harganya cukup terjangkau dan efisien, frame vinyl juga tahan lama dan tampak cocok untuk digunakan pada berbagai jenis bangunan kantor.