Menu

Ketahui 8 Kendala Memasang Folding Door Ini

0 Comments

Pintu di dalam sebuah bangunan berfungsi untuk jalan masuk dan keluar penghuni. Namun di luar hal itu pintu dapat difungsikan untuk hal lain seperti untuk keamanan dan dekoratif bangunan. Pintu memiliki banyak jenisnya, dari mulai digeser, dilipat, didorong dan ditarik.

Jenis pintu digunakan oleh sebuah bangunan juga mempertimbangkan kebutuhan bangunan tersebut dari mulai ketersediaan dana hingga kebutuhan artistik.

Salah satu jenis pintu yang populer digunakan saat ini adalah folding door atau pintu lipat karena mampu memenuhi kebutuhan pengamanan hingga estetika ruangan.

Kendala Menggunakan Folding Door

Folding door pada awalnya hanya digunakan sebagai pintu keamanan, umumnya digunakan di toko dengan bahan besi yang kuat. Namun kini folding door sudah banyak variasinya dari mulai bahan kayu, kaca, hingga alumunium dengan pemasangan di tempat yang lebih variatif seperti hunian biasa hingga gedung mewah.

Selain untuk mendukung keamanan rumah atau gedung dan untuk menunjang nilai artistik hunian, apakah menggunakan folding door memiliki kendala tertentu? Berikut ulasannya:

1. Mudah memuai

Folding door berbahan kayu akan sangat mudah memuai apalagi jika terpapar cuaca yang ekstrem baik terlalu dingin maupun teralu panas. Dampaknya terhadap folding door adalah sulit dibuka pada waktu tertentu karena ukurannya yang membesar, atau akan sangat mudah dibuka bahkan tidak dapat tertutup maksimal karena ukurannya yang mengecil.

2. Mudah berjamur

Menggunakan folding door kayu juga akan menghadapi kendala di mana pintu akan berjamur saat terus-terusan terpapar air atau kelembaban yang tinggi. Untuk itu perlu adanya pengecatan ulang cat kayu anti air agar tidak tumbuh jamur yang berbahaya bagi udara sekitar dan kesehatan penghuni rumah.

3. Mudah dimakan rayap

Selain mudah berjamur, folding door kayu juga rentan menjadi sarang dan makanan rayap, sehingga perlu juga pengecatan ulang anti rayap.

4. Mudah berkarat

Folding door yang terbuat dari besi akan sangat rentan terkena karat sehingga suatu waktu karat yang ada di pintu lipat tersebut akan menyebabkan pintu sulit dibuka.

5. Harga yang mahal

Folding door memiliki harga yang cukup mahal, apalagi jika folding door berbahan kayu yang memiliki kualitas tinggi, apalagi folding door merupakan pintu yang memiliki banyak komponen detail dalam penyusunannya. Untuk itu Anda harus mempertimbangkan lebih matang lagi jika hendak memasang folding door dengan dana yang Anda sediakan.

Baca juga: Jenis-jenis Material Frame Kaca Pada Bangunan Kantor

6. Butuh ruang untuk lipatan

Folding door saat dibuka memang dapat membuka bukaan yang lebar, yang pada intinya semua lipatan pintu dapat dibuka berbeda dengan pintu geser yang tidak dapat dibuka seluruhnya.

Namun walaupun seperti itu, harus ada ruang di sisi kanan maupun kiri untuk menyimpan lipatan pintu.

7. Mudah pecah

Folding door dari jenis pintu kaca lipat memiliki potensi untuk pecah walaupun kaca yang digunakan adalah kaca yang kuat seperti tempered. Pecahnya pintu dapat disebabkan oleh proses melipat kaca yang tidak hati-hati maupun karena paparan suhu ekstrem terhadap material kaca. Untuk itu dalam pemasangan folding door kaca harus mempertimbangkan penempatan dan kehati-hatian dalam membuka maupun menutup.

8. Model yang terbatas

Jika dibandingkan dengan pintu geser, folding door memiliki model yang lebih terbatas baik dari segi ukiran maupun warna. Jadi jika Anda ingin mengunggulkan estetika pintu dari segi seni yang eksploratif ketimbang masuknya cahaya yang maksimal maka Anda harus berpikir dua kali untuk menggunakan folding door.